Kamis, 13 Juni 2024

Padahal Belum 24 Jam, Tapi Mayat Para Tentara Israel Ini Sudah Keluarkan Bau Busuk!

Perang antara Palestina dan Israel menimbulkan banyak korban jiwa, termasuk dari para tentaranya sendiri. Namun, ada kisah yang mengejutkan dibalik peperangan yang terjadi baru-baru ini. Nampaknya, Israel menghadapi masalah dalam menyimpan mayat para tentara yang gugur dalam konflik dengan pasukan Hamas di Jalur Gaza.

Hal ini diketahui berdasarkan video yang diposting di Twitter oleh akun Adeeb Sheikh @.adeeb_sheikh1 pada 6 November 2023. Dalam rekaman video tersebut, terlihat seorang tentara Israel membuka pintu lemari pendingin. Tentara tersebut masuk ke dalam ruangan penyimpanan mayat sembari menjelaskan tentang kondisi yang terjadi.

Mayat Tentara Israel Mengeluarkan Bau Busuk

Saat memberikan penjelasan, tentara Israel terlihat mengambil napas dalam-dalam sambil menutup hidungnya. Ia juga menunjukkan sebuah kantong biru yang berisi jenazah, sambil mencoba menahan rasa mual. Saat melangkah lebih jauh, tentara tersebut berteriak, seolah-olah tak tahan mencium bau yang semakin menusuk.

Tentara zionis itu berkata: “Kami memiliki masalah untuk menyimpan mayat-mayat tentara Israel, karena mereka mengeluarkan bau yang sangat tidak sedap, sementara belum satu hari pun mereka terbunuh!” tulis narasi dalam akun unggahan yang sudah diterjemahkan.

Dalam video tersebut, seorang tentara Israel secara langsung memperlihatkan kamar jenazah di lemari pendingin. Video tersebut menampilkan sejumlah kantong jenazah, baik yang masih utuh maupun yang tidak utuh. Tentara tersebut menyampaikan bahwa pihaknya mengalami kesulitan dalam merawat jenazah tentara mereka.

Hal ini karena para tentara Israel yang meninggal sudah mengeluarkan aroma yang sangat tidak sedap, meskipun belum genap satu hari sejak mereka mati terbunuh. Video tersebut pun menjadi viral di sosial media, dan mendapat ribuan tanggapan dari warganet. Sebagian besar warganet menyebut apa yang dialami oleh tentara Israel tersebut adalah azab dari Allah.

Mayat Tentara Israel Berbau Busuk, Jenazah Syuhada Palestina Justru Berbau Wangi

Berbanding terbalik dengan mayat tentara Israel yang mengeluarkan bau busuk, jenazah para syuhada Palestina justru memiliki aroma yang sangat harum. Hal ini diketahui berdasarkan yang diungkapkan oleh Fikri Rofiul Haq, relawan Komite Penyelamatan Medis Darurat (MER-C), sebuah organisasi yang bergerak di bidang kegawatdaruratan medis.

Fikri Rofiul Haq menceritakan pengalamannya saat memegang jenazah syuhada di Jalur Gaza, Palestina, yang merupakan korban serangan zionis Israel. Jenazah tersebut bernama Mustafa, seorang pemuda berusia 16 tahun. Fikri mengatakan bahwa ini pertama kali baginya memegang jenazah yang meninggal akibat serangan Israel.

Sebelumnya, Tim MER-C hanya memiliki tanggung jawab untuk mendokumentasikan kejadian tersebut. Saat itu, Fikri Rofiul Haq mencium aroma harum yang keluar dari jenazah Mustafa. 

“Selama ini kan banyak orang yang (bilang): ‘Masya Allah jenazahnya wangi, jenazahnya wangi.’ Ini baru pertama kali seumur hidup aku, jadi jenazah itu kering, enggak ada air sama sekali, dan wanginya itu ternyata memang sampai,” ungkap Fikri dalam unggahan video akun X (Twitter) @mercindonesia.

“Kan waktu itu di trotoar jalan, lalu diangkut oleh mereka ke meja itu iya kan, dan wanginya langsung nyebar gitu lho,” imbuhnya.

Fikri mengaku bahwa sebelum memegang jenazah Mustafa, dia sempat mencium tangan sendiri, namun tidak merasakan aroma apa pun. Namun, setelah memegang jenazah tersebut, ia mencium tangannya lagi dan merasakan aroma harum. Fikri mengatakan bahwa aroma wangi tidak henti-hentinya keluar dari jasad syuhada tersebut.

“Tadinya aku kan enggak berani pegang, akhirnya memberanikan diri untuk megang jenazah itu. Gimana ya, benar-benar kayak parfum. Kita kayak lagi diolesi parfum seperti itu,” bebernya.

“Tadi saya baru memegang jasad beliau, Masya Allah sekali, wangi yang keluar dari tubuh seorang syuhada, keluar tidak henti-hentinya. Banyak orang yang pegang tubuh beliau, Masya Allah wanginya begitu harum,” jelas Fikri.

Array

Berita Terkait