Kamis, 13 Juni 2024

Nostalgia 15 Permainan Jaman Dulu yang Bikin Kangen, Mana Favoritmu?

Tak bisa dipungkiri, anak-anak zaman sekarang lebih tertarik dengan gadget dibanding bermain permainan tradisional bersama teman-teman. Hal ini berbeda dengan anak zaman dulu yang masih merasakan serunya bermain permainan tradisional. Meskipun permainan anak jaman dulu sederhana, tetapi tetap menyenangkan dan mengasyikkan, terlebih jika dimainkan oleh banyak anak.

Anak-anak zaman dulu tidak memiliki akses ke teknologi yang canggih seperti sekarang ini. Oleh sebab itu, mereka menghabiskan waktu bermain di luar rumah dengan berbagai permainan yang sederhana namun menghibur. Permainan-permainan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajarkan berbagai keterampilan sosial, kreativitas, dan daya tahan fisik.

Yuk, Kita Nostalgia 15 Permainan Anak Jaman Dulu yang Bikin Kangen

Images by Pixabay

Ada banyak sekali permainan anak jaman dulu yang seru dan bikin rindu. Berbagai permainan tersebut menciptakan kenangan manis yang masih diingat oleh generasi yang pernah merasakannya. Dalam artikel ini, kita akan mengenang beberapa permainan anak zaman dulu yang mungkin membuat kita merasa nostalgia:

1.Lompat Tali

Source images: id.theasianparent

Permainan yang satu ini sangat populer di kalangan anak perempuan. Biasanya dimainkan oleh dua atau lebih anak perempuan yang menggulung tali dan melompatinya. Permainan ini tidak hanya mengasah keterampilan motorik, tetapi juga menjadi sarana untuk bersosialisasi dan berkompetisi dengan teman-teman.

2.Gobak Sodor

Source images: Wikipedia

Permainan gobak sodor adalah permainan lari-lari sederhana yang dimainkan oleh sekelompok anak. Ada dua kelompok, kelompok ‘gobak’ dan kelompok ‘sodor’. Kelompok ‘sodor’ mencoba untuk menyusup ke wilayah ‘gobak’ dan menandai anggota kelompok ‘gobak’. Permainan ini melibatkan strategi, koordinasi, dan ketangkasan fisik.

3.Congklak

Source images: tgrcampaign

Permainan anak jaman dulu selanjutnya adalah congklak. Permainan tradisional Indonesia ini dimainkan dengan papan berlubang dan biji-bijian. Permainan ini bertujuan untuk mengumpulkan biji-bijian sebanyak mungkin. Selain menjadi permainan yang mengasah keterampilan hitung, Congklak juga mengajarkan anak-anak tentang strategi dan berbagi.

4.Layangan

Source images: id.wikibooks

Layangan menjadi salah satu jenis permainan yang sangat populer di berbagai negara, terutama di Asia. Umumnya layang-layang terbuat dari bahan ringan seperti kertas atau plastik yang dipasang pada rangka yang juga ringan, biasanya terbuat dari bambu atau bahan sintetis. Layang-layang ini dapat diterbangkan di udara dengan tali yang dipegang oleh pemainnya.

5.Bentengan

Source images: mentarigroups

Bentengan melibatkan dua kelompok anak yang berusaha untuk menjaga dan merebut benteng lawan. Permainan yang satu ini memadukan fisik, strategi, dan komunikasi antar tim. Bentengan juga merupakan cara yang menyenangkan bagi anak-anak untuk bermain di luar ruangan dan berinteraksi satu sama lain.

6.Karetan

Source images: id.theasianparent

Saat bermain karetan, pemain menggantungkan seutas tali karet elastis di antara dua tiang atau dinding. Namun, biasanya juga ada dua pemain yang saling bergantian memegang karet. Pemain harus melompati tali elastis dengan pola tertentu, semakin sulit semakin baik. Permainan ini mengasah kelincahan dan ketangkasan kaki.

7.Petak Umpet

Source images: rinso

Petak umpet menjadi salah satu permainan anak jaman dulu yang menyenangkan, dimana ada yang bersembunyi dan ada yang mencari. Seorang anak menutup mata dan menghitung mundur, sedangkan beberapa pemain lain harus bersembunyi sebelum hitungan selesai. Setelah selesai menghitung, pemain yang tadi menutup mata harus mencari pemain-pemain lain yang bersembunyi.

8.Bola Kasti

Source images: bola.com

Bola kasti adalah permainan yang dimainkan dengan menggunakan bola dan alat pemukul yang disebut sebagai kasti. Dalam permainan bola kasti, dua tim yang terdiri dari beberapa orang saling berhadapan. Satu tim akan memukul bola dengan kasti, sementara tim yang lain akan berusaha menangkap bola tersebut dan mengeluarkannya dari lapangan sebelum bola tersebut menyentuh tanah atau diambil oleh tim lawan.

9.Masak-masakan

Source Images: Indozone Life

Permainan anak jaman dulu yang tak kalah populer adalah bermain masak-masakan. Saat bermain, anak-anak bebas berimajinasi dalam membuat makanan. Misalnya, membuat kue dengan tanah, memasak makanan dengan daun, dan menggunakan berbagai bahan untuk membuat makanan.

10.Kelereng

Source images: Fimela

Kelereng adalah permainan tradisional yang dimainkan dengan menggunakan gundu atau bola kecil yang terbuat dari berbagai jenis bahan seperti kaca, tanah liat, atau plastik. Dalam permainan ini, pemain melemparkan kelereng ke arah kelereng lawan agar mengenai dan menggiring kelereng lawan keluar dari area permainan atau untuk mengumpulkan kelereng-kelereng tersebut.

11.Ular Naga Panjang

Source images: Kumparan

Permainan ini biasanya dimainkan oleh banyak peserta. Dalam permainan ular naga panjang, peserta membentuk barisan panjang dan bergerak bersama-sama seperti ular naga yang panjang. Mereka berjalan sambil memegang pundak atau pinggul orang di depan mereka, sehingga membentuk barisan yang panjang seperti ular.

12.Bola Bekel

Source images: ibudanbalita.com

Bagi anak-anak generasi 90an atau 2000an, pasti sudah tidak asing lagi dengan permainan ini. Bola bekel menjadi salah satu permainan yang sangat populer di masa lalu. Bola bekel merupakan permainan anak jaman dulu yang biasanya dimainkan dengan lima benda kecil, atau sepuluh dalam kasus berkelompok. 

13.Yoyo

Source images: Bobo.id

Permainan ini menggunakan yoyo, sebuah alat bermain yang terdiri dari cakram atau roda berat yang diberi tali. Pemain melemparkan yoyo ke bawah dan kemudian mengembalikannya dengan berbagai trik, termasuk menggulung tali, memutar yoyo di sekitar tangan, dan melakukan gerakan-gerakan lainnya.

14.Dam-Daman

Source images: tgrcampaign

Dam-Daman merupakan jenis permainan yang mengasah otak. Dam-Daman bisa dimainkan oleh dua orang maupun dua kelompok. Peralatan permainan ini terdiri dari papan permainan serta pion permainan. Untuk papan permainan bahkan bisa dibuat dari berbagai bahan, seperti kayu, kertas, kertas karton. Bisa juga menggunakan lantai atau tanah. Untuk pionnya bisa menggunakan biji-bijian, seperti biji asam, kerikil, atau benda-benda kecil lainnya. Jumlah pion dalam Dam-Daman jumlahnya 16 untuk tiap pemain.

15.Engklek

Source images: id.theasianparent

Permainan ini dapat ditemukan di berbagai wilayah di Indonesia, baik di Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi. Di setiap daerahnya dikenal dengan nama yang berbeda-beda. Di Jawa, permainan ini disebut engklek. Dalam permainan ini, peserta melompat menggunakan satu kaki di setiap petak-petak yang telah digambar sebelumnya di tanah.

Untuk dapat bermain, setiap anak harus berbekal gacuk yang biasanya berupa sebentuk pecahan genting, yang juga disebut kreweng, yang dalam permainan, kreweng ini ditempatkan di salah satu petak yang tergambar di tanah dengan cara dilempar, petak yang ada gacuknya tidak boleh diinjak / ditempati oleh setiap pemain, jadi para pemain harus melompat ke petak berikutnya dengan satu kaki mengelilingi petak-petak yang ada.

Pemain yang telah menyelesaikan satu putaran terlebih dahulu, berhak memilih sebuah petak untuk dijadikan “sawah” mereka, yang artinya di petak tersebut pemain yang bersangkutan dapat menginjak petak itu dengan kedua kaki, sementara pemain lain tidak boleh menginjak petak itu selama permainan. Peserta yang memiliki kotak paling banyak adalah yang akan memenangkan permainan ini.

Selain yang disebutkan diatas, tentunya masih banyak permainan anak jaman dulu. Permainan-permainan ini hanyalah sebagian kecil dari kenangan indah anak-anak jaman dulu. Meskipun teknologi telah membawa perubahan besar dalam cara anak-anak bermain, nostalgia akan permainan-permainan ini tetap hidup di hati banyak orang dewasa.

Array

Berita Terkait