Kamis, 13 Juni 2024

Kaku dan Keras, Ini Penyebab Asam Urat Menurut Ustadz Dhanu!

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang penyebab asam urat menurut ustadz Dhanu. Perlu diketahui, ustadz Dhanu merupakan seorang seorang Insinyur yang melakukan berbagai penelitian mengenai penyakit-penyakit dan solusinya. Selain itu, ustadz Dhanu juga dikenal luas oleh masyarakat melalui acara Islami yang dipandunya.

Sebelum membahas tentang penyebab asam urat menurut ustadz Dhanu, ada baiknya kita juga mencari tahu seputar penyakit asam urat dan apa saja hal-hal yang menyebabkan asam urat secara medis.

Apa itu Asam Urat?

Asam urat menjadi salah satu penyakit yang dapat menyerang siapa saja, baik pria maupun wanita. Penyakit ini sering terjadi pada pria, terutama mereka yang berusia di atas 30 tahun. Pada wanita, asam urat bisa muncul setelah menopause. Asam urat bisa menyebabkan nyeri yang hebat, pembengkakan, dan sensasi panas pada persendian. 

Asam urat adalah produk sampingan dari pemecahan purin dalam tubuh manusia. Purin sendiri ada di dalam makanan yang kita konsumsi. Normalnya, asam urat larut dalam darah dan dikeluarkan melalui ginjal.

Namun, jika tubuh memproduksi terlalu banyak asam urat atau tidak mengeluarkannya dengan cukup efisien, kadar asam urat dapat meningkat dalam darah. Kadar asam urat yang tinggi dalam darah bisa menyebabkan pembentukan kristal-kristal kecil yang menumpuk di persendian, jaringan sekitar, atau bahkan di dalam organ tubuh. 

Penyebab Asam Urat Secara Medis

Meskipun kondisi ini umum terjadi, tetapi penyebab pastinya bisa bervariasi dari satu individu ke individu lainnya. Berikut adalah beberapa penyebab umum yang dapat memicu peningkatan kadar asam urat dalam tubuh:

1.Pola Makan

Makanan yang kaya akan purin, senyawa yang diubah menjadi asam urat dalam tubuh, dapat menjadi penyebab utama peningkatan kadar asam urat. Makanan yang tinggi purin antara lain daging merah, seafood, alkohol, minuman manis, dan makanan yang mengandung fruktosa tinggi.

2.Kondisi Kesehatan

Beberapa kondisi kesehatan, seperti obesitas, hipertensi, diabetes, dan penyakit ginjal, dapat meningkatkan risiko asam urat. Kondisi ini seringkali terkait dengan metabolisme tubuh yang tidak seimbang, yang dapat mempengaruhi produksi dan pengeluaran asam urat.

3.Genetika

Faktor genetik juga dapat berperan dalam kecenderungan seseorang terhadap asam urat. Riwayat keluarga dengan riwayat asam urat tinggi dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami kondisi serupa.

4.Gaya Hidup

Gaya hidup yang kurang aktif, kelebihan berat badan, konsumsi alkohol berlebihan, serta kebiasaan merokok dapat meningkatkan resiko seseorang mengalami asam urat.

5.Dehidrasi

Kurangnya asupan cairan atau dehidrasi dapat mempengaruhi kemampuan tubuh untuk mengeluarkan asam urat secara efisien. Dengan demikian, cairan yang cukup penting untuk membantu tubuh mengeluarkan zat-zat limbah, termasuk asam urat.

Selain yang disebutkan diatas, kemungkinan masih ada beberapa kondisi lain yang dapat memicu asam urat. Dengan mengetahui dan memahami apa penyebabnya, seseorang dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mencegah asam urat.

Penyebab Asam Urat Menurut Ustadz Dhanu

Dalam kanal Youtube pribadinya, Ustadz Dhanu menjelaskan tentang dosa yang menyebabkan asam urat. Ustadz Dhanu menyampaikan pandangannya tentang hubungan antara asam urat dan sifat manusia. Menurut ustadz Dhanu, orang dengan watak keras dan kaku lebih rentan mengalami asam urat.

“Asam urat itu akan muncul pada kelompok orang-orang yang keras, kaku. Asam urat ini akan muncul kepada orang-orang yang emosional, kaku, pressure, senengannya menekan.” ujar ustadz Dhanu melalui channel youtubenya.

“Kenapa seperti itu? Memang secara gejala klinis itu biasanya kolesterolnya mengkristal. jadi ada zat yang mengkristal, sehingga menjadi benjolan dan itu sakit, bengkak.” imbuhnya.

Ustadz Dhanu menjelaskan tentang sifat-sifat apa saja yang dapat memicu penyakit asam urat. Ini termasuk sikap emosional, arogan, dan egois. Menurutnya, orang yang menderita asam urat biasanya kaku dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, baik itu kaku dalam keluarga maupun pekerjaan. 

“Kalau boleh saya ceritakan asam urat itu ini adalah turunan dari kolesterol. Orang asam urat itu biasanya kaku di dalam melakukan aktivitas dengan keluarga dan pekerjaan. Rata-rata itu, kaku. Dia ada kaku, ada emosi, ada arogan, ada egois. Itu di titik itu,” ujarnya.

“InsyaAllah seperti itu, sehingga nanti itu membengkak. Nanti di daerah sini itu bengkak (ustadz Dhanu menjelaskan sambil memegang kaki) atau daerah sini bengkak atau di pergelangan kaki bengkak, ya seperti itu sama” jelasnya.

“Dan itu titik itu bisa dijabarkan. Kalau umpamanya dia bengkak di pergelangan kaki, mata kaki, atau mata kaki dalam atau luar mata kaki itu, ini orang nggak luwes di dalam mengatur kehidupan rumah tangga.” ucapnya.

“Kalau di jempol, dia sebagai pimpinan dia kurang luwes, dia ada kekakuan, jempol itu pimpinan istilahnya. Nanti kalau laki-laki rata-rata biasanya di jempolnya, karena dia dalam mengatur rumah tangganya ada kaku, ada marah, ada arogan, ada egois.” ungkapnya.

Lebih lanjut, ustadz Dhanu memperingatkan bahwa asam urat yang disebabkan karena kaku dalam berpikir, lama-lama dapat menjadi stroke. Untuk menghindari hal-hal buruk seperti itu, ustadz Dhanu mengajak kita untuk bersikap lemah lembut dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

“Asam urat itu kalau memang dia itu kaku dalam berpikir, ya nanti jadinya stroke. Jadi lebih gampang terkena stroke. Kaku di dalam menghadapi kehidupan sehari-hari, kaku dan emosi ya itu nanti bisa jadi stroke karena banyak gejala, banyak pembuluh darah yang tersumbat nanti.” ungkap ustadz Dhanu.

“Nah, itu jangan. Makannya kalau istilahnya itu Rasul itu mengajarkan selalu lemah lembut dalam berbicara, dalam bersikap di dalam sehari-sehari. Nah itu, dampak di dalam pembuluh darah itu aman. Pembuluh darah itu aman, tidak tersumbat.” ungkapnya.

Demikian penjelasan tentang penyebab asam urat menurut Ustadz Dhanu. Semoga bermanfaat!

Array

Berita Terkait